Pria Jakarta Timur Bunuh Rekan Sendiri Gara-Gara Sabu, Polisi Ungkap Motif Sebenarnya

Sabu

Slr-uk.com – Kasus tragis kembali mengguncang wilayah Jakarta Timur. Seorang pria berinisial AAS (36) tega menghabisi nyawa temannya sendiri, HJ (53), hanya karena persoalan sabu. Peristiwa mengenaskan ini menjadi potret buram bagaimana penyalahgunaan narkoba bisa menjerumuskan seseorang pada tindakan keji tanpa nalar.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal, peristiwa tersebut bermula dari kesalahpahaman saat keduanya mengonsumsi sabu hasil patungan. AAS merasa mendapat bagian lebih sedikit dibanding HJ, padahal keduanya sudah urunan untuk membeli barang haram itu. Rasa kesal dan dendam akhirnya memuncak hingga berubah menjadi amarah mematikan.

Awal Mula Cekcok Berujung Maut

Dari hasil interogasi, diketahui bahwa pelaku dan korban sempat menggunakan sabu bersama. Namun, ketika AAS merasa HJ menikmati lebih banyak dari yang seharusnya, emosi pelaku meledak. Kecurigaan dan rasa tidak adil itu menjadi bara yang kemudian menyulut tindak kekerasan.

“Iya, korban dapat lebih banyak. Itu hasil interogasi pelaku,” ungkap Kombes Alfian kepada media. Polisi juga memastikan bahwa keduanya bukan pengedar, melainkan hanya pengguna. Meski begitu, tragedi ini menjadi bukti betapa berbahayanya efek narkoba, bukan hanya bagi tubuh, tetapi juga bagi akal sehat dan hubungan sosial.

Baca juga: Auto Macet! Proyek Tol Becakayu Bikin Lalu Lintas Jakarta Timur Mencekam

Kronologi Pembunuhan di Perumahan Polonia, Bidaracina

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Sabtu (25/10) sekitar pukul 18.30 WIB di kawasan Perumahan Polonia, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur. Berdasarkan keterangan Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono, pelaku menganiaya korban dengan senjata tajam jenis karambit.

AAS menyerang HJ dengan mengayunkan karambit ke arah leher korban. Satu tebasan tajam itu menyebabkan luka sobek parah hingga pendarahan hebat. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong. โ€œPelaku melakukan penganiayaan dengan mengayunkan senjata tajam ke arah korban dan mengenai leher hingga menyebabkan korban meninggal dunia,โ€ jelas Kompol Samsono.

Polisi Berkomitmen Tuntaskan Kasus

Kapolres Metro Jakarta Timur menegaskan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, termasuk mencari tahu siapa pengedar yang memasok sabu kepada korban dan pelaku. โ€œKami kerahkan tim gabungan untuk memburu pengedar. Proses hukum terhadap pelaku juga terus berjalan,โ€ kata Alfian.

Tragedi di Jatinegara ini menjadi pengingat keras bahwa narkoba bukan hanya menghancurkan masa depan seseorang, tapi juga bisa merenggut nyawa dan memutus tali pertemanan. Dari kisah kelam ini, masyarakat seharusnya bisa belajar bahwa satu langkah kecil ke dunia narkoba bisa menyeret siapa pun ke jurang yang tak terduga.

Dalam kasus ini, amarah yang dipicu rasa tidak adil berubah menjadi tragedi berdarah. Sebuah peringatan nyata bahwa sabu bukan hanya memabukkan, tapi juga membunuh, baik secara perlahan maupun seketika.