Slr-uk.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan Depok sejak Senin malam hingga Selasa (28/10/2025) dini hari membuat debit air di Kali Ciliwung meningkat drastis. Aliran air yang mengalir deras dari kawasan hulu itu menyebabkan banjir kiriman melanda sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Akibatnya, ratusan rumah warga dari puluhan RT terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 40 hingga 120 sentimeter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sedikitnya 20 RT terdampak banjir di dua wilayah tersebut. Kondisi ini memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi sambil menunggu air surut.
Data Wilayah Terdampak Banjir
Dari laporan BPBD DKI, di Jakarta Selatan terdapat dua RT di Kelurahan Pejaten Timur yang terendam air hingga 60 sentimeter. Penyebab utamanya adalah luapan Kali Ciliwung yang tak mampu menampung debit air tinggi dari arah Bogor. Sementara di Jakarta Timur, dampaknya jauh lebih luas. Sebanyak 18 RT di lima kelurahan berbeda ikut terendam. Di Kelurahan Bidara Cina, lima RT tergenang dengan ketinggian air mencapai 100 hingga 120 sentimeter.
Di Kelurahan Kampung Melayu, empat RT dilaporkan terendam dengan tinggi air sekitar 100 sentimeter. Kelurahan Balekambang mengalami genangan di satu RT dengan ketinggian 40 sentimeter, sedangkan Kelurahan Cawang ada lima RT dengan tinggi air mencapai 100 sentimeter. Adapun di Kelurahan Cililitan, tiga RT juga terdampak banjir dengan tinggi air antara 80 hingga 90 sentimeter.
Baca juga: Jangan Ketinggalan! Ini Aturan Terbaru Pengurusan Ktp-el Di Jakarta Timur
Langkah Cepat BPBD DKI Jakarta
Menanggapi kondisi ini, BPBD DKI Jakarta langsung mengerahkan personelnya ke berbagai titik terdampak. Mereka bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik. Tak hanya itu, koordinasi juga dilakukan bersama para lurah dan camat setempat untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak, seperti makanan, air bersih, dan tempat pengungsian sementara.
Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, menyebut bahwa pihaknya menargetkan genangan air bisa surut dalam waktu cepat. โUpdate pukul 06.00 WIB, BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 20 RT. Kami terus berupaya mempercepat penyedotan air dan memastikan semua pompa berfungsi optimal,โ ujar Yohan.